Nama saya Diana Haryati Mulyaningtyas, biasa dipanggil Diana. Saya dilahirkan dari sebuah keluarga kecil yang cukup harmonis pada tanggal 07 Desember 1991 hari sabtu di Tanggul. Saya merupakan anak pertama dari 3 bersaudara, adik saya laki-laki dan perempuan. Orang tua saya bernama Purwoharjo dan Endang Siswidayati. Awalnya saya dibesarkan di Semboro, kemudian tahun 1998 keluarga saya pindah ke Kabupaten Banyuwangi sebagai pendatang karena kedua orang tua saya berasal dari Kabupaten Jember. Kami pindah rumah karena ayah saya diterima menjadi PNS pada salah satu sekolah SMP di Kabupaten Banyuwangi.

Saya memulai pendidikan di sekolah TK Wismarini umur 5 tahun.Ketika di TK saya lebih menekuni bidang seni rupa. Saya juga pernah mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang diadakan suatu majalah anak dan lembaga nasional. Pada umur 6 tahun saya sudah bisa membaca dengan baik dan benar meski tidak secepat orang dewasa. Karena saya bisa membaca, guru saya pernah meminta saya menjadi MC untuk membacakan susunan acara pada pentas seni pelepasan siswa angkatan saya.

Saya diterima di SDN 8 Beteng Sidomekar. Pada caturwulan 1 saya mendapat peringkat pertama, kemudian saya pindah ke Banyuwangi dan melanjutkan sekolah di SDN III Glagahagung. Prestasi belajar saya di sana cukup memuaskan dan bisa bertahan ditiga besar. Ketika saya duduk di bangku kelas 4 saya berpindah sekolah lagi di SDN 1 Cluring karena orang tua saya membangun rumah disana. Saya merasa benar-benar bersaing sekolah disana, kualitas pendidikan di sekolah tersebut sangat baik dan kemampuan siswa-siswinya juga perlu diacungi jempol.

Lulus dari SD, saya melanjutkan sekolah di SMPN 1 Purwoharjo. Selama SMP saya pernah menjadi pengurus OSIS mulai dari menjadi sie keagamaan hingga wakil OSIS II. Selain itu, saya juga mengikuti ekstra pramuka dan teater. Pengalaman menarik saya selama mengikuti ekstra teater adalah mengikuti lomba teater yang diadakan oleh salah satu instansi sekolah di Kabupaten Banyuwangi. Setelah itu saya masuk SMAN 2 Tanggul, selama SMA saya tinggal di rumah nenek dan kakek di Semboro tempat saya dibesarkan dulu. Saya memilih sekolah di Tanggul karena saya ingin mendapat suasana baru dan teman yang baru juga disana. Saya juga memulai untuk memakai kerudung saat masuk SMA. Saya merasakan banyak perbedaan antara saya belum memakai kerudung dengan sesudah memakai kerudung. Saya merasa lebih dihormati dan memiliki banyak teman yang baik dan tidak menjerumuskan temannya sendiri ke dalam jurang kesesatan. Di SMA saya hanya mengikuti ekstra pramuka saat kelas 1 dan mengikuti life skill lukis kelas 1 dan 2. Ketika kelulusan SMA saya meraih danum yang sangat memuaskan, selain itu saya diterima di Universitas Negeri Malang (UM) melalui jalur PMDK. Meski saya tidak masuk dipilihan pertama, yaitu jurusan seni rupa, saya masih bersyukur bisa kuliah di UM dengan Jurusan Pendidikan Elektro yang merupakan pilihan saya yang kedua. Dulu saya memilih untuk mendaftar di Universitas Negeri Malang karena jika saya lulus kuliah nanti saya ingin menjadi seorang guru atau pendidik. Saya juga memiliki pandangan untuk melanjutkan pendidikan S2 jika saya mampu nantinya. Lulus dari kuliah saya berharap diterima di suatu sekolah SMK di daerah tempat saya tinggal untuk menjadi seorang guru atau PNS dan memiliki pekerjaaan sampingan. Impian utama saya adalah membahagiakan orang tua dan membuat orang tua saya bangga atas keberhasilan saya.

About diyastokatoka

Melankolis Plagmatis

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s